Selasa, 14 Mei 2013

a Virtual Gaming?

Heeeeyyy~ Long time no see :)
I have lots of assignments and tests recently. Damn, seriously I fuckin' bored with all of my activity. It seems like I press the 'Replay' button and my life is played but even a GAME is more exciting than that.
School. Learning the new one. Social life. Fake friends. Fake smile. hhhh....

I just looking for someone who can make a virtual gaming XD lmao. Well it has crossed the line, I thought. Maybe I just being obsessed by anime, well....I mean Sword Art Online and Accel World.

Maybe some of you havent known about a virtual gaming? According to Wikipedia virtual gaming would be some form of gaming interaction in a dynamic virtual world. In other words like most MMORPG`s. Online gaming on the other hand would be like most browsergames or any free online mini game. But the virtual gaming that I want is we can play that game by ourself. We dont watch the game, we dont play it by laptop, tab, playstation, psp, or another medias. Buts, we can play it by OURSELF. It seems like we have another world, lmao.

but of course we must have an instrument to do that, like Nerve Gear in SAO

or a Neuro Linker in Accel World


With the Nerve Gear or Neuro Linker, a thing that stimulates the user's five senses via their brain, players can experience and control their in-game characters with their minds.

But it is impossible, rite? Although it will be a virtual gaming I'm quite sure that the price is fuckin expensive. I hope someday that will be someone who can create this game with a cheap price lol XD

Maybe just it. I have to do a hiatus for a week? a month? or......
but I'll be back ASAP. see yaaa xoxo

Selasa, 23 April 2013

Berhijab?

Assalamualaikum wr.wb. Kali ini aku mau ngbahas tentang berhijab. Tapi sebelumnya mohon maaf sebesar-besarnya, aku juga belum mengenakan hijab, aku masih lepas-pasang hijabku, tetapi ini maksudnya bukan omdo loh ya, aku cuma mau ngshare aja. Nggak ada salahnya kan?

Oh ya, pasti kalian penasaran kenapa aku belum mengenakan hijab? Jujur aja sebenarnya terbesit dalam pikiranku untuk mengenakan hijab seterusnya. Tetapi entah kenapa rasanya sulit untuk dilakukan. Pertama mulai dari lingkungan. Teman-temanku (teman sepermainan) nggak ada yang make jlbab loooh-___- kalo di sekolah sih banyaaaak. Mereka sih pada bilang belum siap. Jadinya secara nggak langsung aku juga terpengaruh sama mereka. Selain itu juga aku mualaf, sejak bulan Juni 2012 kemarin. Soalnya, setiap tahun baru Masehi sama tahun baru China aku sama keluargaku selalu berkunjung ke rumah nenekku yang notabene semua orang di sana nggak ada yang agama Islam, kecuali ibuku dan adikku. Aku takut nantinya mereka malah menentangku memakai jilbab.

Di samping itu, aku malas denger perkataan orang-orang sekitar. Misalnya kita pergi ke Mall memakai hijab, atau nggak ke pantai. Ini menurut pengalaman pribadiku loh ya. Sesampainya di Mall, saat aku mengenakan hijab, mereka pada ngomong ke aku "Van, kok kamu ke Mall pake jilbab?" "Van, ada angin apa kamu ke Mall pake jilbab?" "Van ngapain kamu ke Mall pake jilbab?". Nah itu lah perkataan0perkataan yang buat aku down. Aku males banget dengerin mereka. Nggak ada salahnya kan kalo kita make jilbab? Malah wanita yang pake jilbab itu jauh lebih mulia.

Saat aku mualaf (tahun lalu) 2 bulan setelahnya kan bulan suci Ramadhan. Di SMA baruku wajib ada acara Pesantren Kilat. Di sana aku bener-bener bersyukur dan lega sudah masuk agam Islam karena mendengar kajian-kajian luar biasa dari kak Ardhy. Ini pertama kalinya dalam hidupku. Semua kajiannya seruuuu banget, dan yang paling mengharukan buatku itu pas kajian tentang orangtua. Dimana di sana kita diajak mengingat dosa-dosa apa saja yang telah kita perbuat kepada orangtua kita. Dan kajian itu berlangsung pukul 2 pagi (kami menginap di sana). Satu aula itu terdengar jeritan-jeritan, tangisan para siswa, pokoknya penuh haru begitu mengingat dosa yang kita perbuat kepada orangtua kita. Aku juga pada saat itu menangis sesenggukan. Aku heran sama temen-temenku yang pada bilang "Kok lebay sih sampe nangis segitunya?" Ya wajarlah menurutku. Apalagi saat itu kita menginap selama 4 hari dan nggak ketemu sama orangtua kita.

Satu lagi kajian yang berkesan buatku yaitu "Yuk Mari Berhijab". Kak Ardhy pada nanya tuh sama kita. Sudah siap nggak pake jilbab? Sebagian ada yang siap, sebagian juga ada yang belum siap dan yang paling buat aku merinding pas denger salah satu hukuman kita di akhirat nanti kalo nggak pake jilbab itu kita akan digantung dengan rambut kita sampe-sampe kepala kita serasa mau mendidih karena panasnya luar biasa di neraka. Itu yang buat aku merinding. Makanya, saat awal-awal berhenti Pesantren Kilatnya, aku mulai pake jilbab kemana-mana. Cuma, ya karena aku bilang tadi, faktor lingkunganlah yang buat aku lepas-pasang jilbabku. Seandainya teman-teman sepermainanku pada pake jilbab, aku pasti juga pake. Dan ada lagi hukuman yang buat aku lebih merinding, yaitu jika wanita pergi keluar rumah tanpa mengenakan jilbab, maka setiap langkahnya itu akan membangun istana di neraka sana untuk ayahnya. Astagfirullahaladzim... Setakut-takutnya aku sama hukuman yang kepala kita digantukng dengan rambut kita, aku lebih takut sama yang ini. Karena aku ngbayangin aja pengen nangis. Ayahku selalu kasi kebahagiaan dan kasih sayang yang tak terbatas buat aku di dunia ini. Tapi apa? Aku malah membalas beliau dengan membangun istana di neraka nantinya buat beliau? Dan juga, bagi istri yang mengenakan pakaian terbuka (tanpa jilbab) jika keluar rumah, maka setiap langkahnya akan membangun istana di neraka buat suaminya. Astagfirullahaladzim, ayah lagi..dan parahnya lagi Ayahku belum jadi mualaf. Terkadang aku nangis mikirin ini. Aku mikir gimana caranya aku ngubah kakakku dan ayahku untuk jadi mualaf? Gimana cara aku bisa membawa keluargaku pada kebenaran? Pada Islam? Aku cuma mau mereka masuk Islam. Itu aja:'( Aku iri terkadang saat bulan puasa, mereka satu keluarga pada shalat terawih di masjid barengan, sahur barengan, buka puasa barengan, shalat berjamaah di rumah barengan, shalat ID di masjid barengan. Tapi aku apa?

Well....mungkin cuma sekian yang bisa kau sampein kali ini. Kalian yang keluarganya seluruhnya Islam sangaaaaaaaaat beruntung loh menurut aku :') Jadi gunain kesempatan ini dengan baik, mulai dari yang cewek pake jilbabnya, rapiin jilbabnya untuk nutupin aurat. Yang cowok shalat di masjid, dsb. Bagi yang belum pake jilbab, mulailah pake jilbabnya. Terkadang ada yang mikir orang berjilbab belum tentu kelakuannya baik. Memang, tapi orang itu setidaknya telah melaksanakan salah satu perintah Allah swt. yaitu mengenakan jilbab. Aku juga insyaAllah akan mulai pake jilbab, tapi masih dalam proses belajar sih hehe :p Semoga saja ibuku juga mau yah pake jilbab :) dan semoga saja suatu saat nanti keluargaku pada masuk Islam semua, karena aku yakin Allah pasti mendengar doaku, cuma masalah waktu aja. Buktinya aku sekarang sudah masul Islam, agama yang paling aku damba-dambakan, Impian yang paling aku impikan dari semenjak SD:'''') Amiiiiin ya rabbal alamin.

Btw, makasih ya yang udah ngluangin waktunya buat baca :)
Wassalamualaikum wr.wb.
maaf, ini bukannya sok imut :p

ini foto aku pake jilbab:)

Selasa, 16 April 2013

Feeling Bored?

おは ようございます ^^
Mungkin karena masih dalam suasana liburan aku jadi suka blogging. Feeling Bored? Apa maksudnya? Pasti kalian berpikir begitu. Maksud postingan aku kali ini lagi-lagi berupa curahan hatiku. Yaitu dimana aku kayak udah mencapai titik jenuh dengan Kpop. Pada postingan sebelumnya aku udah bilang kaya gini, cuma di sini aku mau memperjelas doang kok.

Aku jadi kpoper itu kurang lebih sejak thaun 2008-2009 sampe tahun ini. Cuma entah kenapa akhir-akhir ini aku nggak punya feel sama Kpop. Aku rasa dari tahun ke tahun selalu sama, gitu-gitu aja. Walaupun memang kayanya setiap tahun jumlah kpopers selalu meningkat. Kenapa aku bosen? Karena kpop yang sekarang biasa aja menurut aku. Beda sama yang dulu. Aku bahkan lebih pengen Kpop balik ke jaman dulu aja, dimana masih polos-polosnya, nggak banyak scandal, nggak banyak sensasi, selain itu pas kpop tahun 2009an juga mana ada kpopers yang abal-abal?

Isi TL aku dari atas sampe bawah semuanyaaaaa ngomongin Kpop mulu, aku jadi enek sendiri. Ini bukan berarti aku benci Kpop, aku cuma ngungkapin apa yang aku rasain. Terserah kalian mau cap aku antis kpop atau segala macem. Setiap lagu, style, make, MV rata-rata setiap bb atau gb menurut aku hampir sama. Ini salah satu yang buat aku bosen. Dulu mungkin aku seneng sama yang namanya Flower Boy. Enttah itu di setiap MVnya, yang cowok pada keliatan cantik. Tapi, sekarang aku malah anti sama yang berbau Flower Boy, jujur aja. Sampe temenku pernah nanya sama aku "kamu dari dulu mainannya Kpop mulu, nggak bosen apa?".

Dulu ada beberapa temenku di dunia maya yang keluar dari Kpoper. Mereka bilang udah jenuh. Aku langsung berpandangan negatif sama mereka, dalam pikiranku kok mereka nggak lebih dari seorang pengkhianat. Tapi sekarang aku ngrasain kejenuhan itu. Jadi kalo kalian mau mencap aku sebagai pengkhianat atau segala macem sih terserah pandangan kalian aja.

Dulu aku juga setuju banget sama statement bahwa kalo kalian suka sama salah satu boyband, maka kalian juga harus suka semua anggotanya. Misalnya kalo kalian seorang ELF kalian harus suka sama semua anggota Super Junior. Tapi sekarang aku nentang keras statement itu. Bagi aku itu agak egois. KPOP itu adalah suatu musik bukan aliran atau agama semacamnya, jadinya terserah kita mau suka apa nggak sama seluruh anggotanya. Nggak ada peraturan untuk jadi Kpoper itu, nggak harus suka sama semua anggota boyband, siapa yang berhak ngatur kita? Toh peraturan itu juga dibuat sama manusia kok.

Untuk sekarang ini sih aku masih seorang shawol. Tapi aku udah janji bakal jadi shawol till the end, bodohnya aku kenapa aku bisa janji seperti itu. Seiring berjalannya waktu aku nggak tahu apa perasaanku terhadap SHINee akan terus seperti dulu atau gimana. Akhir-akhir ini aku juga jarang ngikutin perkembangan mereka, aku cuma fokus sama anime akhir-akhir ini. Karena menurutku anime itu jauh lebih keren daripada kpop.

Sekarang sih aku masih tetep nabung buat SWC ntar, ya siapa tau bakal ada SWC INA dan aku nggak mau nyesel lagi. Tapi kalo nggak ada izin dari orangtua tetep aja ga dibolehin nonton. Mereka bilang sih mereka bakal ngasi uang ke aku kok buat nonton, tapi aku ke sananya sama siapa? Itu yang jadi pertanyaan orangtuaku. Jadi mungkin dengan perasaanku yang seiring berjalannya waktu ini memudar, bisa ngurangin rasa nyesek aku pas mereka konser tapi aku nggak nonton. Mungkin aja uang yang udah aku tabung itu bisa beli hal-hal yang berbau anime ataupun manga. Intinya sekarang itu aku nggak tahu apakah aku Kpoper atau bukan, yang jelas aku itu masih Shawol. Cuma untuk Kpoper rasanya nggak lagi deh......... Yaaa maaf aja kalo aku labil toh masih remaja namanya, aku juga gamau cepet-cepet tua toh :p

By the way, cukup sekian deh postingan aku kali ini. Makasi bagi yang udah baca dan mau ngertiin aku bukan hanya mandang sebelah mata doang. Maaf banget kalo ada di antara kalian yang tersinggung, semua orang bebas buat beragumen kok. Thanks anyway :)

Being an Otaku is harder than being a kpoper

Hello, long time no see guys :)
Kali ini aku bakal ngeluarin unek-unek yang udah aku tahan dari kemarin. Kenapa aku bisa buat post kaya gini? Jadi ceritanya aku udah mencapai titik jenuh dari 'KPOP World' itu. Pas itu aku baru saja selesein nonton anime Sword Art Online, anime yang bener-bener keren parah! Jadi gara-gara anime ini aku ngubah pandangan aku ke 'aku' yang aslinya. Karena, pada asalnya aku itu Otaku duluan daripada Kpoper, dan sekaranh yeah I am back.

Being an otaku is harder than being a kpoper. Why? 'cause an otaku have to accet the fact that anime IS NOT REAL. Kalo seorang kpoper, sekarang memang iya terpisah dengan biasnya. Tapi, mereka ada kemungkinan bakal ketemu idola mereka. Bagaimana dengan Otaku? Walaupun mereka berharap bakal ketemu chara favouritenya juga bakal nggak akan pernah bisa. Walaupun mungkin banyak kpopers yang nggak setuju sama statement-ku yang ini, mereka pikir kpopers jauh lebih susah. Mereka harus menahan rasa sedih, marah, cemburu dan memendam perasaan suka mereka yang begitu meluap-luap. Tapi mereka bisa menyalurkan perasaan mereka itu lewat twitter, Line, KakaoTalk, me2day, and so on.  Mereka bisa mention berkali-kali sama idola mereka, mereka bisa nyalurin perasaan mereka yang berluap-luap lewat dunia maya ke artis idolanya, mereka bahkan bisa ngasi hadiah ke idola mereka, mereka bisa ketemu idola mereka, mereka bisa ketemu idola mereka someday, dan idola mereka bisa ngasi informasi tentang keadaan mereka yang sekarang ini lewat dunia maya. Nah, sekarang kalian bisa bandingin kan, mana lebih susah jadi seorang otaku atau kpoper?

Para Otaku juga sama. Mereka pengen banget chara favourite mereka tau kalo mereka suka banget sama dia. Tapi, gimana caranya? Mereka itu cuma anime, nggak real. Para Otaku pengen banget ketemu sama chara favourite mereka, tapi lewat apa? Mimpi?

But I love being an Otaku no matter what happens. Aku cinta banget sama anime, terlebih lagi SAO. Ini anime entah kenapa nggak pernah bisa pergi dari pikiran gue. Konyol kan? Malam ini aku mikir keras dan akhirnya malah nyesek gini mikirin bahwa kita nggak bakal bisa ketemu sama chara favourite kita. Kadang gue sedih mikirin ini, sumpah. Tapi tak ada yang tak mungkin kan di dunia ini selain menjadi Tuhan? Jika Allah telah berkehendak, makan akan terjadi.

Jadi jangan anggap remeh para Otaku. Banyak orang yang menganggap otaku ini konyol, mencintai sesuatu yang tidak pasti, tidak real. Kalian nggak akan pernah bisa ngerti perasaan Otaku. Menjadi Otaku itu susah loh, harus nerima kenyataan. /btw ini aku ngetik sambil dengenr backsoundnya SAO yang sedih banget dan aku jadi pengen nangis -_____-/

Udah ah, sekian post aku kali ini. Kalo aku lanjutin entar beneran mewek jadinya -_- Makasih bagi kalian yang udah mau bara curahan hati gue ini, haha. Bagi para Otaku, aku tau apa yang kalian rasain, kita semua sama. Tapi walaupun pada kenyataan akhirnya memang begini, aku bakal tetep cinta sama anime kok. Nggak bakal pernah bosen. Mungkin sekarang aku bukan kpoper tapi cuma Shawol doang.
Makasi ya yang udah baca dan udah ngertiin. Hontou ni arigatou minna~ :') Jaa~

KIRITO-KUN!!!

Kawaii~>.<

ini adalah chara terfavourite aku, kirito-kun, kirigaya kazuto (SAO) :) aku gak bisa bayangin kalo dia itu real-nya bakal sekeren, seganteng, dan sehebat apa, hehe.

Kamis, 28 Maret 2013

Random Part 2 : Envy

Hey, long time no see guys! Im fckin' busy for these day. I had a midterms and they havent finishe yet. I also have to prepare for OSK (Olimpiade Sains tingkat Kota), and the fact is Im crazy DILMEMMA now. The hardest thing that I have to do is to split the time between midterms and olympiad T-T
Ehm, forget that. I wanna share to you my 'envy' story.

There's a program in my school named Sister School. Sister School is such a student exchange beetwen Australia and Indonesia. But, if you want to join it you have to pay 12 million rupiahs. On yesterday Monday, the students from Australia had came. The stayed for 2 weeks in Indonesia, exactly in Lombok, Mataram (my town), and now they're living in some of students's house (exactly students in my school). They voluntarily share their house with the sudents that came from Australia. The students from Australia is twelve, and my friend, Dea did it. She is living with one of them, her name is Sophie. She's beautiful and friendly :) She is the most outgoing among her friends, I think.

So, what makes me envy? I want to do as Dea did. But I dont have an enough room for her. Well, I have four rooms. One is for my parents, another one is for my old brother, and the last one is for my little brother and me. Yeah, there's an empty room. But, I am not sure that she would like to stay at my house for two weeks. I dont have a driver but Dea has. Beacuse it's impossible if I ask my dad to take her and pick her up. My parents are quite busy with his job. and you know? Dea didnt talk to much with her when they're home bcos she didnt know what she have to aks. If I were Dea, I would like to ask her many questions and it can improve my english, rite? I would like to take her to many beautiful places in Lombok, take a selca with her, sleep with her, play with her, watch a movie with her, and another interesting things. And exactly, I would like to introduce her to my friends. But how can I do that? I am not Dea T-T I really really want make a friend with her! But I have no chance to talk with her. I've ever made acquaingance with her, but I doubt she remember me, lol :p The 12 students from Australia are Josh, Tom, Bec, (another) Bec, Bridget, Sophie, Rose, Laura, Annie, Courtney, and......sorry I forget XD and between them there are twin. They are Bec and......sorry I forgot again XD

Well, just it I want to share with you guys. Do you wanna see what does Sophie look like? Check this one out!

Is she beautiful, isn't it? :D
Sorry if I got a typo! See you on the next post ;)

Senin, 04 Maret 2013

Random Part 1 : a Phone Case

I just get bored and I wanted to post something but I didnt know what should I post. My auntie came to my house and offered me some phone cases. Of course I am interested with that but something told me that I have to save my money for SWC 2 Ina, lol :p and now I want to share some phone cases! Here they are~~~



I really really want it seriously...........NO! Not the phone case but the iPhone! :p



If you like the design that is kinda complicated you can choose this one!






I think they are kinda complicated -_- Honestly I prefer for the simple one, here they are~~





Do you feel enough guys? :p I woud like to share more but my connection is getting worse. I have to study economics now :( I hope what I have posted this time is useful, so see yaaaa<333 xoxo

DONT Read This!

Are you sure you want to read this? I suggest you to do not read this post but if you are quite curious, yeah you can read this :p seriously you just waste your time for reading this post that is not important :p

Uh yeah. I just got bored. I was off from school for 4 days because the 12th grade is having a Try Out. I dont know what I have to do. But the one thing that I have to do is prepare for the Economics Competition! What a bored holiday! I just felt bored so I turn on my laptop and start blogging.
By the way today is so hooooooooooot. Is that because a global warming? Why does everyone always say that we -young generations- have to stop this global warming while they -old generations- are doing a global warming? It is not fair. /This post is getting out of topic, so lets back :p/

Well.... I dont know what will I write, so I think that's all. Thankyou for reading this guyssss. Love ya<33333